Ilmu mencatat itu sangat penting. Karena jika ilmu tidak diikat dengan catatan atau tulisan 📝 maka akan dikhawatirkan menguap saat lupa atau kepikunan menyerang.
Seperti didalam mahfudzot, Imam Syafi’i telah menegaskan :
” قَالَ اْلإِمَامُ الشَّافِعِيُّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ”
العِلْمُ صَيْدٌ وَاْلكِتَابَةُ قَيْدُهُ قَيِّدْ صُيُوْدَكَ بِاْلحِبَالِ اْلوَاثِقَ فَمِنَ اْلحَمَاقَةِ أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَة وَ تَتْرُكُهَا بَيْنَ اْلخَلاَئِقِ طَالِقَةً
“Ilmu bagaikan hewan buruan, dan tulisan/pena adalah ibarat tali pengikatnya. Oleh karena itu ikatlah hewan buruanmu dengan tali yang kuat, Adalah tindakan bodoh ketika berburu rusa kemudian setelah rusa itu berhasil ditangkap, kamu biarkan saja dia tanpa diikat dikeramaian.”
Maka usahakan jika kita sudah mempelajari sesuatu segera dicatat selain untuk mempertajam ingatan kita, maka bisa menjadi referensi saat akan mempelajari kembali dikemudian hari.
Usahakan semua dicatat seperti todolist harian, catatan pengelolaan uang keluarga, bisnis, dan lainnya agar bisa terjadwal dan kita bisa mengatur dengan sedemikian rupa.
Karena jika semua urusan kita tercatat dengan rapi dan kita menyelesaikan dengan sesuai jadwal yang ditentukan insyaallah semua berjalan lancar.
Perjalanan hidup kita yang tercatat rapi akan menjadi cerita dan sejarah untuk kedepannya. Seperti portofolio anak akan bisa kita hadiahkan kelak saat mereka dewasa.
Mereka akan sangat bahagia akan cerita masa tumbuh kembangnya semasa kecil sampai dewasa kelak telah kita catat rapi.
Saat bibir tak lagi sanggup bercerita dan pikun menghampiri maka catatan akan menjadi saksi sejarah akan masa-masa yang telah kita lewati semasa hidup kita.
Oleh karenanya jangan 🙅 sampai kita menyesal kemudian karena banyak waktu dan momen berharga yang terlewat kita tuliskan selama ini.
Semangat menulis ✏....
Kamis 28 desember 2017
14.40
Tidak ada komentar:
Posting Komentar